Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah Indonesia yang dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Meskipun program ini berpotensi memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan, pendidikan, dan produktivitas penduduk, kebutuhan pembiayaan yang besar menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan fiskal dan efektivitas implementasinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan Program MBG dalam perspektif pembangunan nasional dan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai publikasi ilmiah, dokumen kebijakan, dan laporan resmi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Program MBG memiliki potensi untuk mendukung penurunan stunting, meningkatkan kualitas modal manusia, dan mempercepat pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Namun, keberhasilan program sangat bergantung pada tata kelola anggaran yang efisien, transparan, dan akuntabel, disertai mekanisme pengawasan yang kuat agar manfaat sosial yang dihasilkan sejalan dengan kapasitas fiskal negara. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi antara kebijakan gizi dan pengelolaan fiskal yang berkelanjutan dalam mendukung pembangunan nasional.
Copyrights © 2026