Sebagai negara maritim, Indonesia memiliki masyarakat pesisir yang membangun sistem sosial dan budaya melalui interaksi yang berkelanjutan dengan lingkungan laut. Meskipun pembangunan maritim umumnya berfokus pada aspek ekonomi dan sumber daya alam, dimensi sosial dan budaya yang menopang keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir masih relatif kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik sosial dan budaya maritim yang membentuk kehidupan masyarakat pesisir Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menelaah berbagai buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa masyarakat pesisir mengembangkan nilai-nilai kolektivitas, solidaritas, dan kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya laut, termasuk melalui praktik-praktik adat seperti sasi dan berbagai ritual maritim yang memperkuat identitas budaya serta kohesi sosial. Temuan ini menegaskan bahwa aspek sosial dan budaya merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan pengelolaan wilayah pesisir. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan maritim perlu mengintegrasikan kearifan lokal dan partisipasi masyarakat sebagai bagian dari strategi pengelolaan pesisir yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026