Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara
Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026

Hubungan Sikap Kerja dengan Kejadian Muskuloskeletal Disorder pada Pekerja Sagu Dusun Ursana Kecamatan Inamosol Kabupaten Seram Bagian Barat

Edi Sugiarto (STIkes Maluku Husada)
Herlien Sinay (STIkes Maluku Husada)
Fitria Umagapi (STIkes Maluku Husada)
Zulfikar Lating (STIkes Maluku Husada)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2026

Abstract

Keluhan Musculoskeletal atau otot skeletal pada umumnya terjadi karena kontraksi otot yang berlebihan akibat sikap kerja yang buruk, dan pemberian beban kerja yang terlalu berat dengan durasi pembebanan yang panjang. Kontraksi otot yang berlebihan mengakibatkan peredaran darah ke otot berkurang sehingga suplai oksigen ke otot menurun, proses metabolisme karbohidrat terhambat dan akibatnya terjadi penimbunan asam laktat yang menyebabkan timbulnya rasa nyeri otot. Sikap kerja merupakan salah satu penyebab kejadian musculoskeletal. sikap kerja terhadap peralatan kerja berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Kemudian sikap kerja yang buruk atau tidak ergonomi dapat menimbulkan rasa nyeri, kelelahan, bahkan dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi sebanyak 36 dan jumlah sampel 36 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pada variabel sikap, sedangkan untuk variabel Musculoskeletal Disorder menggunakan kuesioner Nordic body map. Hasil penelitian menunjukkan kategori sikap kerja rendah sebanyak 24 orang dan dan untuk yang mengalami musculoskeletal rendah sebanyak 21 orang (87.5), yang sedang sebanyak 3 orang (12,5) dan sangat tinggi (0,0%) Sikap kerja sedang sebanyak 8 orang  dan untuk yang mengalami musculoskeletal rendah sebanyak 4 orang (50.0), yang sedang sebanyak 4 orang (50,0) dan sangat tinggi 0.  Sikap kerja tinggi sebanyak 2 orang  dan untuk yang mengalami musculoskeletal rendah sebanyak 1 orang (50.0), yang sedang sebanyak 0  dan sangat tinggi 1 orang (50%). Sikap kerja sangat tinggi sebanyak 2 orang  dan untuk yang mengalami musculoskeletal rendah sebanyak 1 orang (50.0), yang sedang sebanyak 1 orang (50,0%)  dan sangat tinggi 0.  Berdasarkan hasil uji Chi-Square test diperoleh nilai p = 0,001 yang artinya ada hubungan yang Signifikansi antara sikap kerja dengan Kejadian musculoskeletal disorder pada pekerja industri sagu di Dusun Ursana Desa Kairatu

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jicn

Publisher

Subject

Other

Description

Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (JICN) adalah Jurnal Multi Disiplin Semua Bidang Ilmu sebuah publikasi yang melayani sebagai wadah bagi penelitian interdisipliner dan kolaboratif di berbagai bidang ilmu. Jurnal ini memperoleh keunggulan dengan mencakup berbagai disiplin ilmu, seperti ilmu ...