Pemerolehan bahasa merupakan proses alamiah yang terjadi ketika anak memperoleh bahasa pertamanya tanpa melalui pembelajaran formal. Selanjutnya, apabila anak memperoleh bahasa lain setelah bahasa pertama, proses tersebut dikenal sebagai pemerolehan bahasa kedua. penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pemerolehan bahasa kedua pada anak dari pernikahan antar suku Batak Toba dan Minang, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta dampaknya terhadap perkembangan bahasa anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk mendeskripsikan proses pemerolehan bahasa kedua pada anak dari pernikahan antar suku Batak Toba dan Minang serta pengaruhnya terhadap perkembangan bahasa anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Monika mampu menggunakan Bahasa Batak Toba dan Bahasa Indonesia sesuai dengan situasi dan lawan bicara. Di rumah, Monika lebih dominan menggunakan Bahasa Batak Toba, sedangkan di sekolah ia menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama. Dalam beberapa situasi juga ditemukan gejala campur kode yang merupakan fenomena umum pada anak bilingual.
Copyrights © 2026