Pendahuluan: Morning sickness menjadi keluhan yang banyak dialami ibu hamil di dunia maupun Indonesia, terutama pada trimester pertama, dan apabila tidak ditangani dapat berkembang menjadi hyperemesis gravidarum. Akupunktur, yang berlandaskan teori Traditional Chinese Medicine (TCM), menjadi alternatif nonfarmakologis bagi ibu hamil yang tidak dapat mengonsumsi obat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manfaat asuhan akupunktur untuk kasus morning sickness pada Ibu Hamil Trimester I di Klinik "MH" Cimahi. Metode Penelitian: Penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus dilakukan pada satu partisipan yang menjalani enam sesi akupunktur berturut-turut, dengan pengumpulan data melalui empat metode pemeriksaan yaitu pengamatan, pendengaran penciuman, wawancara, dan perabaan, kemudian dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan antarsesi. Hasil: Partisipan yang terdiagnosis sindrom defisiensi Qi Limpa dan Lambung menunjukkan perbaikan progresif, ditandai berkurangnya mual muntah, membaiknya kualitas tidur, dan penguatan kondisi nadi setelah terapi. Kesimpulan: Akupunktur yang menyasar defisiensi Qi Limpa dan Lambung efektif meredakan gejala morning sickness.
Copyrights © 2026