Latar Belakang: Peningkatan kasus penyakit tidak menular (PTM) berkaitan dengan perubahan gaya hidup, pertumbuhan populasi, dan peningkatan harapan hidup. Faktor risiko utama meliputi merokok, konsumsi alkohol, pola makan tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik. Edukasi kepada remaja mengenai penyakit tidak menular sangat penting dilakukan sebagai upaya pencegahan.. Tujuan: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang penyakit tidak menular melalui edukasi kesehatan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Masjid Kepuhwetan RT 07 pada Februari 2024 dengan melibatkan 33 remaja. Metode yang digunakan meliputi ceramah, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet. Pretest dan posttest dilakukan untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Hasil: Sebelum edukasi kesehatan, 55% peserta memiliki pengetahuan cukup tentang PTM, yang meningkat menjadi 60% dengan pengetahuan baik setelahnya. Peserta terdiri dari 14 laki-laki (47%) dan 19 perempuan (57%). Simpulan: Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang penyakit tidak menular, dengan metode ceramah, sesi tanya jawab, dan pembagian leaflet yang berhasil diterapkan.
Copyrights © 2024