cover
Contact Name
Eka Oktavianto
Contact Email
ekaoktavianto12@stikessuryaglobal.ac.id
Phone
+6285227701011
Journal Mail Official
yeniisnaeni09@gmail.com
Editorial Address
Yayasan Cendekia Sehat Nusantara, Perum Pondok Indah Banguntapan Blok B 21, RT. 10 Mertosanan Wetan, Bangutapan, Bantul.
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 30643155     EISSN : 30643155     DOI : https://doi.org/10.66689/cmjpm.vi
Core Subject :
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat (CMJPM) merupakan jurnal ilmiah kegiatan pengabdian masyarakat dalam lingkup bidang kesehatan dan keperawatan. Jurnal ini berisi artikel-artikel ilmiah hasil. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dimaksudkan adalah kegiatan yang mengimplementasikan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, penerapan hasil-hasil penelitian untuk meningkatkan pengetahuan serta inovasi guna memberdayakan masyarakat sehingga meningkatkan status kesehatanya. Jurnal ini memfasilitasi para ilmuan maupun praktisi di area keperawatan dan kesehatan baik kalangan akademisi, klinisi, maupun mahasiswa keperawatan untuk mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat. Periode penerbitan jurnal ini adalah dua kali setiap tahunya yakni pada bulan Mei dan bulan November dengan nomor e-ISSN: 3064-3155. Setiap issue akan menerbitkan 10 artikel. Seluruh artikel yang masuk akan dilakukan double-blind peer review dan editorial review sebelum diterima dan diterbitkan. Hak Cipta dilindungi oleh hukum. Dilarang memperbanyak bagian atau isi dari jurnal tanpa izin dari penerbit. Lingkup jurnal ini adalah semua kegiatan pengabdian masyarakat di area keilmuan keperawatan dan kesehatan, antara lain: keperawatan, kesehatan masyarakat, farmasi, fisioterapi dan kedokteran.
Arjuna Subject : -
Articles 35 Documents
Penyuluhan kesehatan dalam upaya pencegahan asam urat dan hipertensi di Dusun Mertosanan Wetan: Health conceling in efforts to revent gout and hypertension in mertosanan wetan hamlet Sri Nur Hartiningsih; Pipin Nurhayati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.20

Abstract

Latar Belakang: Penyakit non-infeksi merupakan masalah yang sangat substansial, mengingat pola kejadiannya sangat menentukan status kesehatan di suatu daerah dan juga peningkatan keberhasilan status kesehatan di sebuah negara. Beberapa penyakit non-infeksi yang ada banyak di derita masyarakat Indonesia adalah penyakit hipertensi dan asam urat (GOUT). Tujuan: melakukan upaya pencegahan penyakit hipertensi dan asam urat di Dusun Mertosanan Wetan RT 10, Potorono, Banguntapan, Bantul. Metode: Kegiatan abdimas ini dimulai dengan cek kesehatan pengukuran tekanan darah dan asam urat kemudian dilanjutkan konseling tentang hipertensi dan asam urat. Sebelum konseling dilakukan pretes dan diakhiri dengan postes. Hasil: sebagian sebasar warga mengalami prehipertensi sebesar 53%, peningkatan kadar asam urat ≥ 6-7 sebesar 19,4%. Pengetahuan warga tentang hipertensi sebelum konseling dalam kategori kurang 29,4%, setelah konseling kategori cukup 25,5% dan kategori baik 74,5%, sebelum dilakukan konseling asam urat kategori kurang 78,4%, kategori cukup 21,6% setelah dilakukan konseling kategori cukup 39,3% dan kategori baik 60,7%. Simpulan: Kegiatan abdimas ini berjalan dengan lancar, sebagian besar warga mengalami prehipertensi sebesar 53% dan asam urat 19,4%, konseling terbukti efektif sebagai metode edukasi. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan abdimas ini kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat.
Penyuluhan kesehatan dalam rangka pencegahan COVID 19: Health conceling in the fremework of COVID 19 prevention Andri Setyorini; Pipin Nurhayati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.21

Abstract

Latar Belakang: Covid 19 merupakan wabah yang tersebar dan disebabkan oleh infeksi virus SARS-Cov-2. Gangguan Kesehatan yang ditimbulkan oleh Covid 19 ini mengakibatkan gangguan pernafasan. Upaya pencegahan penularan Covid 19 dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan, salah satu cara peningkatan pengetahuan dengan penyuluhan/Pendidikan Kesehatan. Tujuan: Peningkatan pengetahuan sebagai upaya pencegahan penluaran Covid 19 di Dusun Mertosanan Wetan RT 10, Potorono, Banguntapan, Bantul. Metode: Kegiatan abdimas ini dilakukan secara online, sebelum dilakukan Pendidikan Kesehatan dilakukan postes dan dilakukan postes dia kahir kegiatan Pendidikan Kesehatan. Hasil: setelah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan covid 19 terjadi peningkatan pengetahuan pada masyarakat di Dusun Mertosanan, sebelum dilakukan penyuluhan 15 orang (60%), 10 orang (40%) setelah dilakukan penyuluhan pengetahuan tentang pencegahan Covid 19 meningkat semua responden dengan nilai kategori baik 25 orang (100%). Simpulan: Kegiatan abdimas yang dilakukan dengan Pendidikan Kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan Covid 19
Pencegahan diabetes melitus dengan penyuluhan dan tes gula darah: Prevention of diabetes mellitus by konseling and tests sugar Suryati; Sri Nur Hartiningsih; Andri Setyorini
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.22

Abstract

Latar Belakang: Diabtes mellitus meningkat dari tahun, ketahun. jumlah di Indonesia berkisar 8,9 juta pada tahun 2000, dan diperkirakan jumlah ini meningkat sekitar 21,3 juta pada tahun 2030, dengan meningkatnya jumlah penderita DM negara juga menanggung kerugian sekitar 10% untuk menanggulangi penyakit DM, program pencegahan DM dapat dilakukan dengan penyuluhan kesehatan. Tujuan: Peningkatan pengetahuan sebagai upaya pencegahan Diabetes di Desa Trimurti RT 08, Srandakan, Bantul. Metode: Kegiatan abdimas ini diikuti oleh 23 peserta, masyarakat di Desa Trimurti RT 08, dilakukan secara langsung di rumah Ketua RT 08 dengan metode ceramah dan diskusi sebelum dilakukan Pendidikan Kesehatan dilakukan pemeriksaan gula darah dilanjutkan pretes, pemapana materi, diskusi dan postes. Hasil: setelah dilakukan penyuluhan tentang pencegahan DM terjadi peningkatan pengetahuan pada masyarakat di Desa Trimurti, Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan pencegahan DM dan pemberian leaflet pengetahuan meningkat dalam kategori baik 23 orang (100%). Simpulan: Kegiatan abdimas yang dilakukan dengan Pendidikan Kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan DM.
Pendidikan kesehatan pencegahan Covid-19 pada remaja di SMA Negeri 2 Banguntapan Bantul: Covid-19 prevention health education for adolescents at SMA Negeri 2 Banguntapan Bantul Yeni Isnaeni; Desy Eka Siswanti; Sri Setyowati
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.23

Abstract

Berdasarkan catatan Satpol PP Yogyakarta saat melakukan gelar operasi razia protokol kesehatan pada bulan agustus 2020 terdapat 5.924 masyarakat yang sebagian besarnya berusia remaja melakukan pelanggaran protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker pada saat keramaian. Hal ini diakibatkan dari kurangnya pengetahuan remaja tentang Covid-19. Untuk meningkatkan pengetahuan pada remaja salah satunya melalui pendidikan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait pencegahan covid-19 dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 35 siswa yang di ambil dengan teknik purposive sampling. Hasil dari uji statistik menggunakan uji Wilcoxon pada pre-test dan post-test (sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan tentang pencegahan Covid-19) diperoleh dengan p-value 0,000 sehingga nilai p<0,05. Dari hasil kegiatan diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang pencegahan Covid-19 terhadap pengetahuan pada remaja di SMA Negeri 2 Banguntapan Bantul Tahun 2022.
Manfaat terapi murotal dalam menurunkan tekanan darah dan kecemasan pada penderita hipertensi pada lansia : Murottal therapy influence on blood pressure and anxiety in elderly hypertension patiens Angger Rais; Sri Nur Hartiningsih; Eka Oktavianto
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.24

Abstract

Latar belakang: Semakin bertambahnya usia, pada masa lansia resiko hipertensi semakin meningkat, perubahan fisiologis sistem peredaran darah terutama pada pembuluh darah,resikonya semakin besar. Penatalaksaan terapi non farmakologis bisa sebagai alternatif bagi penderita hipertensi, salah satu terapi nonfarmakologis bisa dengan terapi murrotal. Terapi murotal terbukti dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan kecemasan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murotal terhadap tekanan darah dan kecemasan pada lansia penderita hipertensi. Metode: Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilakukan di Posyandu lansia Pandak Bantul, dengan jumlah lansia 27 lansia. Terapi murotal dengan menggunakan surat Al Mulk, sebelum dilakukan terapi murotal dicek tekanan darah dan pengukura kecemasan. Pada hari ke 7 dilakukan kembali pengecekan tekanan darah dan pengisian kuesioner kecemasan. Instrument yang digunakan tensi meter dan lembar kuesioner, kemudian dianlisis dengan menggunakan uji analisis parametik yaitu uji paired t-test. Hasil: Setelah diberikan terapi murotal perubahan tekanan darah sistolik sebesar 8,81 mmHg dengan p value 0,000, tekanan darah distolik sebesar 4,41 mmHg dengan p value dan kecemasan dengan skor rata-rata 14,72±2,47 nilai P value 0,000. Simpulan: Kegiatan pengabdian berupa terapi murotal dalam menurunkan tekanan darah dan kecemasan pada penderita hipertensi.
Edukasi pemahaman masyarakat tentang depresi postpartum pada masyarakat di Perum Pondok Indah Banguntapan: Educate the public's understanding of postpartum depression in the community at Perum Pondok Indah Banguntapan Dian Nur Adkhana Sari; Suryati; Niken Setyaningrum; Sri Nur Hartiningsih; Ardhian Indra Darmawan; Endar Timiyatun
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.27

Abstract

Latar Belakang: Postpartum blues merupakan masalah yang paling sering terjadi dalam bidang obstetric. Kejadian postpartum blues merupakan salah satu masalah kegawatdaruratan yang sering terjadi pada ibu postpartum. Postpartum blues adalah sindrom gangguan mental ringan yang terjadi pada ibu pasca melahirkan. Pencegahan yang dilakukan melalui pendidikan kesehatan pada masyarakat. Tujuan: melakukan upaya pencegahan depresi postpartum di Perum Pondok Indah Banguntapan Metode: Kegiatan abdimas ini dimulai dengan cek kesehatan pengukuran tekanan darah dan pengukuran berat badan kemudian dilanjutkan edukasi tentang depresi postpartum. Sebelum konseling dilakukan pretest dan diakhiri dengan postest. Hasil: Hasil pengabdian Masyarakat didapatkan skor pengetahuan sebelum dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan Sebagian besar dalam skor cukup sebanyak 21 peserta  (60%) dan skor pengetahuan seteha dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan skor baik sebanyak 35 peserta (100%), terdapat kenaikan pengetahuan setelah dilakukan pendidikan kesehatan. Simpulan: Kegiatan abdimas ini berjalan dengan lancar, sebagian besar warga mengalami kenaikan pengetahuan tentang depresi postpartum. Oleh karena itu diharapkan melalui kegiatan abdimas ini kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin meningkat.  
Edukasi tentang bahaya seks bebas pada remaja jalanan di Yayasan Rumah Impian Yogyakarta: Education about the dangers of free sex among street teenagers at the Yogyakarta Dream House Foundation Endar Timiyatun Timiyatun; Mira Rahmiati; Eka Oktavianto
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.28

Abstract

Latar belakang: Salah satu permasalahan kesehatan reproduksi remaja jalanan adalah bahaya seks bebas. Rata-rata remaja jalanan sudah aktif secara seksual sejak dini, memiliki pasangan seksual lebih dari satu, menganggap kekerasan seksual dan seks komersial adalah hal yang biasa. Untuk mencegah dampak negatif dan memberikan dasar yang kuat bagi remaja dalam mengambil keputusan, maka perlu diberikan pendidikan kesehatan tentang bahaya seks bebas kepada remaja jalanan sejak usia dini. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja jalanan terkait bahaya seks bebas. Metode: Pengabdian kali ini berjenis CBR (Community Based Research), yang dilakukan dengan menggunakan video animasi tentang bahaya seks bebas sebagai media pendidikan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Rumah Impian Yogyakarta dengan melibatkan pengurus yayasan dan mahasiswa. Untuk mengukur tingkat pengetahuan digunakan kuesioner pengetahuan bahaya seks bebas. Jumlah responden pada kegiatan pengabdian ini sebanyak 20 remaja jalanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan menilai pengetahuan anak tentang bahaya seks bebas sebelum diberikan pendidikan kesehatan (pretest). Kemudian melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah tanya jawab dan media video selama 60 menit. Setelah itu dilakukan penilaian pengetahuan kembali (posttest). Hasil: Rata-rata skor pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan (pretest) sebesar 56,75 dan sesudahnya (posttest) meningkat menjadi 75,50. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai signifkansi 2 arah (p-value) = 0,000 (nilai p<0,05). Simpulan: Pendidikan kesehatan tentang bahaya seks bebas dengan menggunakan video animasi efektif meningkatkan pengetahuan remaja jalanan di Yayasan Rumah Impian Yogyakarta.
Penerapan terapi spiritual dzikir pada kesehatan mental remaja: Application of dhikr spiritual therapy on adolescent mental health Aris Setyawan; Suryati Suryati; Dian Nur Adkhana Sari; Niken Setyaningrum; Relda Rahmah
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.29

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan mental merupakan keadaan seseorang yang terhindar dari gejala-gejala gangguan dan penyakit jiwa, dapat menyesuaikan diri, dapat memanfaatkan segala potensi dan bakat yang ada semaksimal mungkin dan membawa kepada kebahagiaan bersama serta tercapainya keharmonisan jiwa dalam kehidupan. Tujuan: memberikan pendampingan penerapan dzikir untuk mencegah gangguan  kesehatan mental yang terjadi pada remaja di sekolah. Metode: Instrument yang digunakan untuk mengukur kesehatan mental remaja dalam pengabdian masyarakat ini adalah Kuesioner Mental Health Continum-Short From (MHC-SF). Jumlah responden dalam pengabdian kepada masyarakat sejumlah 32 siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan memeriksa kesehatan mental responden menggunakan kuesioner kemudian diberikan edukasi terkait penerapan dzikir. Penerapan dzikir dilakukan selama 1 bulan  kemudian diakhiri dengan posttest. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa  setelah menerapkan dzikir selama 1 bulan, sebagian besar siswa merasakan lebih rileks dan tenang. Siswa menjadi lebih mendekatkan diri kepada Tuhan yang membuat hati dan pikiran mereka menjadi tenang dan kesehatan mental siswa tetap terjaga. Simpulan: Penerapan terapi spiritual dzikir dapat mencegah gangguan kesehatan jiwa pada remaja.
Penyuluhan tentang anemia pada remaja di SMA Nasional Namoterasi: Education about Anemia in Adolescents in SMA Nasional Namoterasi Utari; Etika Iskandar
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.31

Abstract

Latar belakang: Remaja sehat adalah investasi masa depan bangsa untuk itu remaja harus memperhatikan kesehatan dan status gizi. Anemia dapat terjadi pada remaja baik itu remaja putri maupun remaja putra. Anemia pada remaja berdampak negatif pada pertumbuhan, perkembangan, kemampuan kognitif dan konsentrasi belajar, serta meningkatkan kerentanan terhadap penyakit infeksi. Masalah anemia pada remaja disebabkan karena rendahnya pengetahuan dan kesadaran remaja akibat kurangnya penyampaian informasi. Tujuan: Diharapkan remaja dapat mengerti tentang anemia pada remaja dan dampak anemia Metode: Kegiatan Abdimas ini di ikuti dengan 24 siswi. Dengan menggunakan metode penyuluhan dimana Sebelum penyuluhan akan dilakukan pretes dan diakhiri dengan postes. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan siswa/siswi dari yang mempunyai pengetahuan kurang yaitu sebesar 21 atau 87.5% remaja berpengatahuan kurang menjadi 6 atau 25% remaja yang berpengetahuan kurang. Kesimpulan: Edukasi dapat memberikan peningkatan pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan anemia saat remaja.
Pendidikan kesehatan tentang pencegahan kanker payudara dan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada remaja putri di SMAN 2 Banguntapan : Health education on breast cancer prevention and breast self-examination (BSE) in adolescent girls at SMAN 2 Banguntapan Yeni Isnaeni; Sri Setyowati; Sri Nur Hartiningsih; Dian Nur Adkhana Sari
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.33

Abstract

Latar belakang: Kanker payudara merupakan masalah kesehatan serius  bagi kaum wanita, karena saat ini merupakan penyebab kematian nomor satu pada Wanita di Indonesia. Di Indonesia umumnya seorang wanita baru diketahui menderita kanker payudara pada stadium lanjut. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan atau rasa malu sehingga terlambat melakukan pemeriksaan. Cara pencegahan paling sederhana yang dapat dilakukan dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), sehingga bagaimana cara melakukan sadari perlu diketahui terutama pada remaja. ujuan: Kegiatan pengabdian ini sebagai upaya peningkatan pengetahuan dalam melakukan pencegahan kanker payudara melalui pendidikan kesehatan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada Remaja di SAMN 2 Banguntapan. Metode: Kegiatan pengabdian ini berjenis CBR (Community-Based Research). Dilakukan dengan menggunakan metode cermah, demonstrasi  SADARI dan diskusi. Sebelum kegiatan dilakukan pretest sebelum kegiatan penyuluhan dilakukan dan diakhir kegiatan dilakukan postes. Instrumen yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini menggunakan kuesioner pengetahuan, pantom payudara saat demonstrasi SADARI. Kegitan pengabdian ini diikuti oleh 66 Remaja Putri SMAN 2 Banguntapan. Hasil: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan edukasi pencegahan kanker payudara dengan SADARI kepada remaja ini terdapat peningkatan pengetahuan, sebelum diberikan pendidikan kesehatan dalam kategori baik sebanyak 8 orang (12,1%) dan setelah diberikan pendidikan kesehatan dalam kategori baik meningkat sebanyak 38  (57,6%). Simpulan: Kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui pendidikan kesehatan tentang kanker payudara dan pemeriksaan SADARI dapat meningkatakan pengetahuan Remaja dalam pencegahan kanker payudara.

Page 1 of 4 | Total Record : 35