Pembelajaran matematika pada jenjang sekolah dasar masih menghadapi permasalahan terkait rendahnya pemahaman siswa akibat penyajian konsep yang bersifat abstrak dan minim penggunaan alat peraga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD Negeri 85 Kota Lubuklinggau dalam menerapkan pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) melalui workshop pembuatan alat peraga sederhana. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Sebanyak 20 guru berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil angket menunjukkan peningkatan pemahaman guru pada aspek materi sebesar 85,31% (kategori sangat baik), aspek pelaksanaan workshop 82,32% (kategori baik), dan aspek penerapan dalam pembelajaran 81,25% (kategori baik). Hasil ini menunjukkan bahwa workshop efektif meningkatkan wawasan dan keterampilan guru dalam merancang dan memanfaatkan alat peraga sederhana berbasis PMRI. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mendukung guru untuk menerapkan pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, kreatif, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026