Infeksi jamur Saprolegnia sp. merupakan salah satu masalah utama dalam produksi benih ikan gurami, sementara penggunaan bahan kimia sintetis sebagai antifungal berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap organisme budidaya dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi ekstrak daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap penyembuhan infeksi Saprolegnia sp. serta menentukan konsentrasi optimum pada benih ikan gurami (Osphronemus gouramy). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan lima perlakuan konsentrasi ekstrak (0; 0,1; 0,2; 0,3; dan 0,4 g/L) dan tiga ulangan. Benih ikan gurami diinfeksi Saprolegnia sp. kemudian direndam dalam larutan ekstrak selama 6 jam dan diamati selama 10 hari. Parameter yang diamati meliputi waktu penyembuhan dan tingkat kelangsungan hidup, sedangkan kualitas air dipantau selama penelitian. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun pepaya berpengaruh nyata terhadap percepatan penyembuhan dan peningkatan kelangsungan hidup benih ikan gurami. Perlakuan dengan konsentrasi 0,4 g/L menghasilkan waktu penyembuhan tercepat dan tingkat kelangsungan hidup tertinggi dibandingkan perlakuan lainnya. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran optimal untuk kehidupan ikan. Disimpulkan bahwa ekstrak daun pepaya efektif sebagai antifungal alami untuk pengobatan infeksi Saprolegnia sp. pada benih ikan gurami, dengan konsentrasi optimum sebesar 0,4 g/L.
Copyrights © 2025