Penurunan efisiensi pemanfaatan pakan pada fase pembenihan masih menjadi kendala utama dalam budidaya ikan tambakan (Helostoma temminckii), sehingga diperlukan formulasi pakan yang mampu meningkatkan pertumbuhan sekaligus menekan rasio konversi pakan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kombinasi pakan pelet komersial dengan bahan phytogenic terhadap kinerja pertumbuhan dan rasio konversi pakan benih ikan tambakan. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, yaitu kontrol pelet komersial (P0) serta pelet dengan penambahan 40% bahan phytogenic (kiambang, eceng gondok, daun lamtoro, atau daun kelor; P1–P4), dan pemeliharaan dilakukan dalam keramba berukuran 30 × 30 × 40 cm. Hasil menunjukkan perlakuan P4 (daun kelor) menghasilkan performa terbaik, ditandai oleh kelulushidupan tertinggi (95,83%), pertambahan berat mutlak 1,22 g, pertambahan panjang mutlak 2,13 cm, laju pertumbuhan harian 3,49%, serta rasio konversi pakan terendah 0,80. Temuan ini menegaskan bahwa suplementasi bahan phytogenic berupa daun kelor pada pakan pelet meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan dan memperbaiki pertumbuhan benih ikan tambakan, sehingga formulasi berbasis daun kelor layak direkomendasikan sebagai opsi pakan fungsional pada tahap pembenihan.
Copyrights © 2025