Budidaya ikan tambakan (Helostoma temminckii) menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan proses reproduksi, khususnya pematangan gonad yang dipengaruhi oleh pemberian pakan yang tepat. Pakan pelet komersial sering digunakan, namun biaya yang tinggi mendorong pencarian pakan alternatif yang lebih ekonomis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi jenis moluska sebagai pakan alternatif terhadap kematangan gonad ikan tambakan. Penelitian dilakukan dengan lima perlakuan pakan: P0 (pelet, kontrol), P1 (siput bakau Telescopium telescopium), P2 (bekicot Achatina fulica), P3 (keong mas Pomacea sp), dan P4 (keong sawah Bellamiya javanica). Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P2 (bekicot) menghasilkan tingkat kematangan gonad tertinggi dan indeks kematangan gonad yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Pemberian bekicot juga meningkatkan fekunditas dan diameter telur ikan tambakan secara signifikan. Sebaliknya, perlakuan P1 (siput bakau) menunjukkan hasil yang lebih rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa bekicot adalah pakan alternatif yang efektif untuk meningkatkan kematangan gonad dan fekunditas ikan tambakan.
Copyrights © 2026