Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara nilai tukar mata uang dan stabilitas sistem ekonomi Islam melalui pendekatan kualitatif berbasis library research dan metode integrative review. Nilai tukar dalam perspektif Islam diposisikan sebagai bagian dari transaksi sharf yang wajib memenuhi prinsip keadilan, keterbukaan, dan larangan riba serta spekulasi. Literatur menunjukkan bahwa fluktuasi nilai tukar berdampak signifikan terhadap profitabilitas perbankan syariah, efisiensi pembiayaan berbasis akad mudharabah dan murabahah, serta volatilitas pasar modal syariah, khususnya indeks JII dan ISSI. Studi juga menyoroti interaksi nilai tukar dengan variabel makroekonomi lain seperti inflasi, suku bunga, dan jumlah uang beredar, yang bersama-sama memengaruhi kinerja sektor keuangan syariah. Meskipun demikian, terdapat perbedaan temuan antarstudi mengenai arah dan intensitas dampaknya. Penelitian ini menemukan bahwa masih terbatas kajian sistematis yang mengintegrasikan seluruh variabel tersebut dalam kerangka makroekonomi Islam. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan model integratif berbasis syariah untuk mendukung stabilitas nilai tukar dan memperkuat ketahanan ekonomi Islam terhadap guncangan eksternal.
Copyrights © 2025