cover
Contact Name
Ulil Albab
Contact Email
syirkahekos@gmail.com
Phone
+6285269782187
Journal Mail Official
syirkahekos@gmail.com
Editorial Address
Jl. ZA. Pagar Alam, Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Bandar Lampung, Lampung, Indonesia, 35132
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
ISSN : 31634125     EISSN : 3163611X     DOI : https://doi.org/10.36269/sjes.v2i03
Core Subject : Religion, Economy,
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah is a peer-reviewed academic journal dedicated to the advancement of Islamic economics through rigorous research, critical analysis, and scholarly discourse. The journal promotes the development of theories, conceptual frameworks, and practical solutions that contribute to the building of an ethical, inclusive, and sustainable economic system inspired by the principles of Islam. Published by Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Lampung, SYIRKAH serves as a scholarly platform for academics, researchers, practitioners, and policymakers to disseminate original research and engage in meaningful discussions on contemporary issues in Islamic economics. The journal applies a rigorous peer-review process to ensure academic quality, scientific integrity, and relevance to the field. SYIRKAH is published triannually, with three issues released each year: January–April, May–August, and September–December.
Articles 150 Documents
Analisis Pengaruh Tempat Wisata Kampoeng Vietnam Terhadap Perkembangan UMKM Dan Kesejahteraan Masyarakat Kota Bandar Lampung Putri Febiana (Universitas Muhammadiyah Lampung); Abizar (Universitas Muhammadiyah Lampung); Ulil Albab (Universitas Muhammadiyah Lampung)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 1, No 01 (2024): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v1i01.2733

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak pariwisata kampoeng Vietnam terhadap UMKM dan kesejahteraan masyarakat di Bandar lampung. Penelitian ini menggunakan pemdekatan kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Hasilnya menunjukan bahwa pariwisata kampoeng Vietnam memberikan dampak positif yang signifikan terhadap UMKM, meningkatkan pendapatan dan kesempatan kerja. Sektor pariwisata juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, memberikan manfaat seperti pembangunan infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, dan relasi. Namun studi ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi UMKM, antara lain strategi pemasaran yang belum memadai dan persaingan yang ketat. Penelitian ini merekomendasikan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memberikan dukungan kepada UMKM, termasuk program pelatihan dan peningkatan kapasitas, akses permodalan, dan bantuan pemasaran. Selain itu, studi ini menyoroti pentingnya praktik pariwisata berkelanjutan yang memprioritaskan menjaga lingkungan dan keterlibatan masyarakat.Kata Kunci: UMKM; Kampoeng Vietnam; Bandar Lampung; Pariwisata; Kesejahteraan. 
Analisis Pertimbangan Syariah dalam Keputusan Investasi pada Produk Keuangan Modern Ade Setiawan (Universitas Siliwangi); Lucky Ihsan Nugraha (Universitas Siliwangi); Ari Purnama (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.5000

Abstract

Perkembangan produk keuangan modern yang semakin beragam menuntut adanya pertimbangan yang lebih matang dari perspektif syariah bagi investor Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pertimbangan syariah yang mempengaruhi keputusan investasi pada produk keuangan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang berkaitan dengan investasi, keuangan syariah, serta prinsip-prinsip syariah dalam aktivitas ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan investasi dalam perspektif syariah tidak hanya mempertimbangkan aspek keuntungan (return) dan risiko, tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip syariah seperti terhindar dari unsur riba, gharar, dan maysir. Selain itu, transparansi informasi, kejelasan akad, serta keberadaan lembaga pengawas syariah menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan investor terhadap produk keuangan modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi prinsip-prinsip syariah dalam pengambilan keputusan investasi dapat memberikan alternatif investasi yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai etika dan hukum Islam.
Pengaruh Wakaf Produktif Terhadap Peningkatan Pendapatan UMKM di Gomong Nurmitasari (Universitas Muhammadiyah Mataram); Sofiatun (Universitas Muhammadiyah Mataram); Irgi Fahrezy (Universitas Muhammadiyah Mataram); Nur Fitri Hidayanti (Universitas Muhammadiyah Mataram)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 1, No 03 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v1i03.3632

Abstract

Wakaf produktif merupakan instrumen keuangan Islam yang memiliki potensi dalam mendukung penguatan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh wakaf produktif terhadap peningkatan pendapatan UMKM di wilayah Gomong sebagai bentuk pembiayaan yang inklusif. Menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi serta didukung data kualitatif dari wawancara, penelitian ini melibatkan pelaku UMKM penerima manfaat. Hasil menunjukkan bahwa wakaf produktif berkontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan, efisiensi operasional, dan perluasan pasar. Selain itu, pelatihan dan pendampingan memperkuat ketahanan usaha. Temuan ini mengindikasikan bahwa wakaf produktif berperan sebagai solusi pembiayaan berbasis nilai sosial dan ekonomi, yang mampu mendorong kemandirian serta pengembangan UMKM secara berkelanjutan melalui pendekatan lokal yang adaptif.
Lembaga Keuangan Syariah: Peran Intermediasi dan Implementasi Prinsip Keadilan Dalam Ekonomi Modern Salma Mursyidatus Saadah (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/sjes.v2i02.5075

Abstract

Lembaga Keuangan Islam (IFI) merupakan pilar sentral ekosistem ekonomi Islam, yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Studi ini bertujuan untuk menganalisis definisi, fungsi perantara, dan karakteristik operasional lembaga-lembaga ini yang membedakannya dari lembaga keuangan tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tinjauan pustaka, mengumpulkan data sekunder dari jurnal ilmiah, buku, dan peraturan terkait. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Lembaga Keuangan Islam (IFI) tidak hanya berfungsi sebagai pengumpul dan pendistribusi dana tetapi juga sebagai instrumen untuk mencapai keadilan ekonomi melalui sistem bagi hasil dan penghapusan riba, gharar, dan maysir. Meskipun menghadapi tantangan literasi, Lembaga Keuangan Islam (IFI) terus berkembang melalui inovasi produk dan adaptasi teknologi. Kesimpulannya, penguatan aspek hukum dan pendidikan masyarakat sangat penting untuk mengoptimalkan peran Lembaga Keuangan Islam (IFI) dalam pembangunan ekonomi nasional.
Pengaruh Literasi Wakaf, Media Online dan Media Sosial Terhadap Niat Berwakaf Uang Ganda Permana (Politeknik Negeri Medan); M. Rikwan Effendi Salam Manik (Politeknik Negeri Medan); Hubbul Wathan (Politeknik Negeri Medan)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.4182

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh literasi wakaf, media online dan media sosial terhadap niat berwakaf uang studi pada mahasiswa Prodi Keuangan dan Perbankan Syariah Politeknik Negeri Medan. Dalam penelitian ini terdapat variabel independen yaitu literasi wakaf, media online dan media sosial sedangkan variabel dependen yaitu niat berwakaf uang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 75 responden yaitu mahasiswa Prodi Keuangan dan Perbankan Syariah Politeknik Negeri Medan dan menggunakan kuesioner sebagai data primer. Teknik pengumpulan data kuesioner dinilai menggunakan skala likert, uji validitas dan uji reabilitas. Uji prasyarat meliputi uji normalitas, uji heteroskedastisitas dan uji multikolinearitas. Teknik analisis data untuk menjawab hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda, uji simultan (F), uji determinasi dan uji parsial (t) dengan tingkat signifikansi sebesar 5% (? = 0,05) yang diolah dengan bantuan software SPSS 25. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa variabel literasi wakaf secara parsial tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap niat berwakaf uang dengan tingkat signifikansi sebesar 0,418, variabel media online berpengaruh dan signifikan niat berwakaf uang dengan tingkat signifikansi sebesar 0,002 dan variabel media sosial secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap niat berwakaf uang dengan tingkat signifikansi sebesar 0,020. Secara simultan, variabel pengaruh literasi wakaf, media online dan media sosial berpengaruh dan signifikan terhadap niat berwakaf uang studi pada mahasiswa Prodi Keuangan dan Perbankan Syariah Politeknik Negeri Medan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000.
Analisis Konsep Larangan Monopoli (Ihtikar) dalam Pemikiran Ibnu Taimiyah serta Relevansinya terhadap Ekonomi Kontemporer Sri Devi Mulyasari (Universitas Siliwangi); Nadia Putri Aulia (Universitas Siliwangi); Agustin Mutmainah (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi); Ana Fauziya Diana (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep larangan monopoli (ihtikar) dalam pemikiran Ibnu Taimiyah serta mengkaji relevansinya terhadap dinamika ekonomi kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode konseptual-normatif melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari karya-karya Ibnu Taimiyah sebagai sumber primer serta jurnal dan literatur ekonomi Islam sebagai sumber sekunder, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif ekonomi Islam, monopoli tidak hanya dipahami sebagai struktur pasar yang dikuasai satu pelaku, tetapi sebagai praktik yang menimbulkan ketidakadilan dan distorsi distribusi, khususnya melalui tindakan penimbunan barang kebutuhan pokok untuk memperoleh keuntungan berlebih. Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa kebebasan ekonomi harus tunduk pada prinsip keadilan, kemaslahatan, dan perlindungan terhadap masyarakat. Hak milik pribadi tidak bersifat absolut apabila bertentangan dengan kepentingan publik, sehingga negara memiliki legitimasi untuk melakukan intervensi demi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang. Dalam konteks ekonomi kontemporer yang ditandai globalisasi, kapitalisme, dan disrupsi digital, pemikiran Ibnu Taimiyah tetap relevan sebagai landasan normatif dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang berorientasi pada keadilan distributif, perlindungan konsumen, dan kesejahteraan sosial.
Analisis Perkembangan Industri Keuangan Syariah dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Rifki Ahmad Naupal (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4806

Abstract

Industri keuangan syariah merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan industri keuangan syariah serta perannya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yaitu dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal, laporan lembaga keuangan, serta publikasi resmi dari instansi terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa industri keuangan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya jumlah lembaga keuangan syariah, pertumbuhan aset perbankan syariah, serta berkembangnya instrumen pasar modal syariah seperti sukuk dan reksa dana syariah. Industri keuangan syariah berperan penting dalam mendukung pembiayaan sektor riil, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sehingga berkontribusi terhadap peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, perkembangan industri ini masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan inovasi produk, serta terbatasnya sumber daya manusia yang kompeten. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan literasi keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mengoptimalkan kontribusi industri keuangan syariah terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Analisis Kebijakan Fiskal Era Umar bin Khattab: Transformasi Konsep Welfare State dalam Ekonomi Modern Amalia Jayadi (Universitas Siliwangi); Aghniya Firja 'Ainunnisa (Universitas Siliwangi); Novia Rizki Fitriah (Universitas Siliwangi); Resti Aulia Aminarti (Universitas Siliwangi); Lina Marlina (Universitas Siliwangi); Ana Fauzia (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i02.4979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan fiskal pada masa pemerintahan Umar bin Khattab serta relevansinya terhadap konsep welfare state dalam ekonomi modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang bersumber dari buku, jurnal, dan literatur ilmiah terkait ekonomi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan fiskal pada masa Umar bin Khattab telah mencerminkan prinsip negara kesejahteraan melalui diversifikasi sumber pendapatan negara seperti zakat, kharaj, jizyah, dan usyur, serta pengelolaan Baitul Mal sebagai lembaga pengelola keuangan negara. Pendapatan tersebut kemudian dialokasikan untuk jaminan sosial, kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan fasilitas publik. Dengan demikian, kebijakan fiskal pada masa Umar bin Khattab dapat dipahami sebagai bentuk awal (proto welfare state) yang memiliki relevansi dengan konsep negara kesejahteraan dalam sistem ekonomi modern.
Ekonomi Islam dan Nilai Tukar Mata Uang Kartina (Universitas Muhammadiyah Mataram); Suci Canda Ati (Universitas Muhammadiyah Mataram); Gina Elfida (Universitas Muhammadiyah Mataram); Baiq Indah Mega (Universitas Muhammadiyah Mataram); Ahadiah Agustina (Universitas Muhammadiyah Mataram)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 1, No 03 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v1i03.3591

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara nilai tukar mata uang dan stabilitas sistem ekonomi Islam melalui pendekatan kualitatif berbasis library research dan metode integrative review. Nilai tukar dalam perspektif Islam diposisikan sebagai bagian dari transaksi sharf yang wajib memenuhi prinsip keadilan, keterbukaan, dan larangan riba serta spekulasi. Literatur menunjukkan bahwa fluktuasi nilai tukar berdampak signifikan terhadap profitabilitas perbankan syariah, efisiensi pembiayaan berbasis akad mudharabah dan murabahah, serta volatilitas pasar modal syariah, khususnya indeks JII dan ISSI. Studi juga menyoroti interaksi nilai tukar dengan variabel makroekonomi lain seperti inflasi, suku bunga, dan jumlah uang beredar, yang bersama-sama memengaruhi kinerja sektor keuangan syariah. Meskipun demikian, terdapat perbedaan temuan antarstudi mengenai arah dan intensitas dampaknya. Penelitian ini menemukan bahwa masih terbatas kajian sistematis yang mengintegrasikan seluruh variabel tersebut dalam kerangka makroekonomi Islam. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan model integratif berbasis syariah untuk mendukung stabilitas nilai tukar dan memperkuat ketahanan ekonomi Islam terhadap guncangan eksternal.
Penguatan Kerangka Kerja Keuangan Syariah dalam Mendorong Stabilitas Sistem Keuangan Rifqy Ahmad Tauhid (Universitas Siliwangi); Rizki Muhammad Fauzi (Universitas Siliwangi); Muhamad Nur Faidz (Universitas Siliwangi); Wibana Rifat Alfarel (Universitas Siliwangi); Joni (Universitas Siliwangi)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 02 (2026): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/sjes.v2i02.5173

Abstract

Perkembangan keuangan syariah dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dan menjadi salah satu alternatif sistem keuangan yang dinilai lebih adil dan stabil. Namun demikian, efektivitas lembaga keuangan syariah dalam mendukung stabilitas sistem keuangan sangat dipengaruhi oleh kekuatan kerangka kerja keuangan syariah yang dimiliki. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan kerangka kerja keuangan syariah dalam mendorong stabilitas sistem keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, buku, serta laporan resmi yang berkaitan dengan perkembangan keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem keuangan syariah dibangun atas prinsip-prinsip dasar seperti larangan riba, gharar, dan maisir yang bertujuan menciptakan transaksi keuangan yang adil dan transparan. Namun, dalam perkembangannya masih terdapat berbagai tantangan seperti perbedaan standar kepatuhan syariah, rendahnya tingkat literasi keuangan syariah di masyarakat, serta keterbatasan pengawasan. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan kerangka kerja keuangan syariah melalui harmonisasi regulasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta inovasi produk keuangan syariah. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta memperkuat peran keuangan syariah dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Page 1 of 15 | Total Record : 150