Praktik berbagi di masyarakat kini mengalami perubahan drastis melalui sistem donasi digital yang menggantikan mekanisme lama. Melalui analisis kualitatif terhadap literatur terkait, riset ini mengkaji bagaimana nilai-nilai filantropi tetap terjaga di tengah kemudahan teknologi. Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi tidak sekadar mempermudah teknis pemberian, tetapi juga memperluas basis keterlibatan masyarakat dalam isu sosial. Kendati demikian, isu kepercayaan publik dan pemahaman teknologi tetap menjadi poin kritis. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara kemudahan teknologi dengan tata kelola yang baik agar filantropi digital dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan
Copyrights © 2026