Tulisan ini membahas konsep takdir (qadha dan qadar) serta ikhtiar manusia dalam perspektif Al-Quran dan Hadis, kemudian mengkaji relevansinya terhadap etika kerja dalam ekonomi syariah. Kajian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan pemahaman sebagian masyarakat Muslim yang menafsirkan takdir secara pasif sehingga melemahkan semangat berusaha. Penelitian ini di susun menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan kepustakaan (Library Research) serta menggunakan sumber primer seperti Al-Quran dan hadis, serta sumber sekunder dari jurnal ilmiah terakreditasi nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep yang tertera adalah konsep takdir dalam Islam tidak meniadakan usaha manusia. Islam menegaskan keseimbangan antara ketentuan Allah dan tanggung jawab manusia untuk berikhtiar. Pemahaman yang benar terhadap takdir mendorong etos kerja, profesionalitas, dan produktivitas dalam kerangka nilai-nilai syariah.
Copyrights © 2025