Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran rasio Financing to Deposit Ratio (FDR) dalam menjaga keseimbangan pembiayaan pada bank syariah di Indonesia. FDR merupakan indikator kunci yang menggambarkan efektivitas intermediasi dan kapasitas likuiditas bank dalam menyalurkan dana pihak ketiga ke berbagai sektor pembiayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur, mengacu pada jurnal nasional dan internasional terindeks Sinta dan Scopus yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis melalui sintesis tematik untuk mengidentifikasi pola hubungan antara FDR, likuiditas, dan stabilitas pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDR memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan bank syariah menjaga keseimbangan pembiayaan. FDR yang stabil mencerminkan kinerja intermediasi yang sehat, sementara FDR yang terlalu tinggi meningkatkan risiko likuiditas dan potensi pembiayaan bermasalah. Sebaliknya, FDR yang terlalu rendah menunjukkan kurang optimalnya penyaluran pembiayaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan FDR yang efektif merupakan prasyarat penting bagi keberlanjutan pembiayaan syariah dan stabilitas bank. Temuan penelitian ini memperkuat bukti empiris sebelumnya sekaligus memberikan pemahaman baru mengenai peran strategis FDR dalam menjaga kesehatan industri perbankan syariah.
Copyrights © 2025