Pengaruh brand image dan culture terhadap customer loyalty dengan fear of missing out (FOMO) sebagai variabel mediasi pada Coffee Shop Jenar Kaliasem diuji dalam riset ini. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei diterapkan. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dari 98 responden yang dipilih secara purposive, yaitu pelanggan yang telah berkunjung minimal tiga kali dalam satu bulan. Analisis dilakukan menggunakan SEM berbasis PLS melalui SmartPLS. Hasil riset memperlihatkan bahwa brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty serta FOMO. Budaya juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty dan FOMO. Selain itu, FOMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap customer loyalty. Temuan mediasi menegaskan bahwa FOMO berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara brand image dan culture terhadap customer loyalty. Hasil ini menegaskan bahwa loyalitas pelanggan tidak hanya dibangun melalui kualitas pengalaman dan citra merek, tetapi juga melalui dorongan sosial dan psikologis untuk tidak tertinggal dari tren yang berkembang. Implikasi riset ini menekankan pentingnya konsistensi citra merek, penyesuaian culture lokal, dan strategi pemasaran berbasis FOMO. Hasil ini dapat menjadi dasar pengembangan strategi pemasaran yang lebih relevan, adaptif, dan berkelanjutan bagi usaha coffee shop.
Copyrights © 2026