Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Project-Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di SMAN 1 Cihaurbeuti dan SMAN 6 Kota Tasikmalaya dengan fokus pada perubahan interaksi pedagogis, kreativitas, motivasi, dan kolaborasi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus ganda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBL menggeser pembelajaran PJOK dari pola berbasis instruksi menuju pembelajaran yang lebih partisipatif, reflektif, dan kontekstual. Siswa tidak hanya terlibat dalam aktivitas fisik, tetapi juga dalam proses perencanaan proyek, pemecahan masalah, diskusi kelompok, dan evaluasi pembelajaran. Kreativitas siswa berkembang melalui adaptasi proyek terhadap kondisi sekolah dan pengalaman sosial mereka. Motivasi belajar meningkat karena siswa merasa memiliki keterhubungan dan kepemilikan terhadap proyek yang dikerjakan. Penelitian juga menemukan bahwa kolaborasi siswa tidak terbentuk secara otomatis dan masih dipengaruhi oleh dinamika kelompok serta kapasitas pedagogis guru. Selain itu, kesiapan guru, evaluasi autentik, dan dukungan fasilitas sekolah menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi PBL. Penelitian ini menegaskan bahwa PBL berpotensi mendukung transformasi pembelajaran PJOK yang lebih dialogis dan berorientasi pada kompetensi abad ke-21.
Copyrights © 2026