Pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan merupakan rekomendasi WHO sebagai standar emas pemberian makan bayi. Cakupan ASI eksklusif di Kabupaten Bekasi tahun 2021 mencapai 72,59%, meningkat dari tahun sebelumnya. Namun, studi pendahuluan menunjukkan 50% ibu nifas mengalami masalah kelancaran produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ibu nifas di TPMB Bidan A Kabupaten Bekasi. Metode penelitian menggunakan desain one group pretest-posttest dengan sampel 35 ibu nifas hari ke-1 sampai 42 yang diambil dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai p=0,001 (<0,05), yang berarti terdapat pengaruh pijat oksitosin terhadap peningkatan produksi ASI. Disimpulkan bahwa pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi dalam pemberian komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) terkait perawatan payudara dan pijat oksitosin untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif.
Copyrights © 2026