Health Research Journal of Indonesia
Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia

Hubungan Self-Efficacy dengan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa Kebidanan Tingkat III dalam Persiapan Objective Structured Clinical Examination (OSCE)

Kori Kornelia (Poltekkes Kemenkes Padang)
Mira Arnita (Poltekkes Kemenkes Aceh)
Rati Purnama Sari (Poltekkes Kemenkes Padang)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2026

Abstract

Latar Belakang: Objective Structured Clinical Examination (OSCE) menjadi salah satu metode evaluasi kompetensi klinik yang sering digunakan dalam pendidikan kebidanan, namun OSCE sering menimbulkan kecemasan pada mahasiswa sehingga dapat mempengaruhi performa akademik dan keterampilan mahasiswa selama ujian. Self-efficacy diduga berperan dalam mempengaruhi tingkat kecemasan mahasiswa saat menghadapi OSCE meskipun kontribusinya terhadap kecemasan masih harus diteliti lebih lanjut. Tujuan: Menganalisis hubungan antara self-efficacy dengan kecemasan mahasiswa tingkat III dalam menghadapi OSCE. Metode: Penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 87 mahasiswa D3 Kebidanan Poltekkes Kemenkes Padang yang dipilih menggunakan purposive sampling. Self-efficacy diukur menggunakan General Self-Efficacy Scale (GSES), sedangkan kecemasan diukur menggunakan subskala kecemasan Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal (p<0,05). Hasil: Nilai Cronbach's Alpha GSES (0,894) dan DASS-21 Anxiety (0,870) menunjukkan reliabilitas sangat baik. Rata-rata skor self-efficacy adalah 30,91±3,29 (kategori sedang), sedangkan rata-rata skor kecemasan adalah 15,75±8,05 (kategori sedang). Sebagian besar responden memiliki self-efficacy sedang (66,7%) dan kecemasan sedang (40,2%). Hasil uji Spearman menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dan kecemasan dengan kekuatan korelasi sangat lemah (r = -0,212; p = 0,048), yang berarti self-efficacy hanya menjelaskan 4,5% variasi kecemasan mahasiswa. Kesimpulan: Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-efficacy dan kecemasan menghadapi OSCE. Meskipun self-efficacy berperan sebagai faktor protektif, kecemasan OSCE dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti kesiapan akademik, pengalaman klinik, dan faktor eksternal. Oleh karena itu, intervensi pengurangan kecemasan perlu bersifat komprehensif dan tidak hanya berfokus pada peningkatan self-efficacy semata.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

HRJI

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Health Research Journal of Indonesia (HRJI) merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article di bidang Kesehatan meliputi Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, dan bidang Kesehatan lainnya yang berfokus pada topik promosi kesehatan, manajemen kesehatan, pelayanan ...