Latar Belakang : Pada masa remaja Vaginal Hygiene harus lebih ditingkatkan. Vaginal hygiene adalah komponen perorangan sebagai peran penting dalam menentukan status kesehatan seseorang khususnya terhindar dari keputihan yang abnormal pada alat repoduksi wanita, sehingga penting bagi wanita untuk menjaga kebersihan organ genetalianya dengan benar (Hartoyo & Susanto, 2021). Tujuan : Mengetahui Hubungan Tindakan Vulva Hygiene Dengan Kejadian Fluor Albus Pada Mahasiswi Semester 2 Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sampit Tahun 2025. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional, sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 48 responden dengan teknik sample random sempling. Yang di lakukan pada Mahasiswi Semester 2 Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sampit Tahun 2025. Hasil:Minoritas Tindakan Vulva Hygiene berada pada tindakan benar sebanyak 17 responden, dan mayoritas tindakan salah sebanyak 31 responden. Mainoritas mahasiswi yang mengalami fluor albus patologis sebanyak 16 responden dan mayoritas mahasiswi yang mengalami fluor albus fisiologis sebanyak 32 responden. Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara tindakan vulva hygiene dengan kejadian fluor albus pada mahasiswi Semester 2 Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sampit Tahun 2025.
Copyrights © 2026