Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis kebutuhan, tingkat validitas, respon peserta didik, dan hasil belajar peserta didik terhadap e-modul STEM terintegrasi HOTS pada materi laju reaksi. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Medan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kimia SMA sebanyak 2 orang, dosen kimia sebanyak 3 orang, dan peserta didik dalam 1 kelas berjumlah 36 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil secara purposive sampling sebanyak satu kelas yakni kelas XI MIPA 7. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan analisis kebutuhan yaitu kurangnya penggunaan bahan ajar yang dapat membantu peserta didik serta rendahnya tingkat berpikir kritis pada pembelajaran kimia. Berdasarkan validitas menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan dinyatakan valid oleh validator dengan kriteria “Sangat Layak” dengan rata-rata valdasi skor 3,27, kemudian hasil pengolahan angket respon siswa, mendapatkan persentase sebesar 82,3% yang termasuk kedalam kriteria “Sangat Baik”. Selanjutnya, data hasil belajar siswa dianalisis dengan One Sample T-Test pada program SPSS 26.0 for Windows dengan taraf signifikan 0,05 dan diperoleh nilai Sig < 0,05 yaitu 0,000. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata- rata hasil belajar siswa dengan menggunakan e-modul STEM terintegrasi HOTS pada materi laju reaksi lebih besar dari 78.
Copyrights © 2024