Sistem proteksi pada jaringan tenaga listrik dituntut untuk bekerja cepat, tepat, dan selektif demi menjaga keandalan serta keamanan operasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengoptimalkan koordinasi Over Current Relay (OCR) dan Ground Fault Relay (GFR) menggunakan metode Particle Swarm Optimization (PSO). Parameter yang dioptimalkan meliputi Time Dial Setting (TDS), arus pick-up (??), dan waktu operasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode PSO menghasilkan setting baru yang lebih selektif dibanding kondisi eksisting. Setting akhir yang diperoleh adalah sebagai berikut: OCR penyulang dengan ?? = 360 A, TDS = 0.15 s; OCR 20 kV dengan ?? = 2000 A, TDS = 0.27 s; OCR 150 kV dengan ?? = 270 A, TDS = 0.38 s. Sementara itu, GFR penyulang memiliki ?? = 30 A dengan waktu operasi 0.125 s, GFR 20 kV dengan ?? = 100 A dan waktu operasi 0.23 s, serta GFR 150 kV dengan ?? = 90 A dan waktu operasi 0.62 s. Urutan kerja proteksi menjadi lebih optimal, yaitu relay penyulang bekerja paling cepat, diikuti relay 20 kV, dan terakhir relay 150 kV, sesuai standar IEC 60255. Dengan demikian, penerapan metode PSO mampu mengoptimasi koordinasi sistem proteksi serta meminimalisir pemutusan area gangguan yang lebih luas.
Copyrights © 2026