Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan manajemen diri dan waktu pada siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang berdampak pada kurang optimalnya perencanaan aktivitas belajar. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan manajemen diri dan waktu berbasis partisipatif dalam meningkatkan keterampilan perencanaan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test terhadap 30 siswa SMK sebagai peserta kegiatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji peningkatan skor. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor keterampilan perencanaan siswa setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan ini memberikan kontribusi praktis dalam penguatan kompetensi non-akademik siswa serta implikasi teoretis bagi pengembangan program pelatihan manajemen diri di lingkungan pendidikan vokasi.
Copyrights © 2026