Game merupakan hiburan digital yang berkembang pesat, namun banyak game masih menggunakan level statis dan musuh dengan perilaku sederhana sehingga cepat membosankan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan Outbreak25, game 2D top-down shooter berbasis desktop yang menggabungkan kecerdasan buatan dan generasi level otomatis. Metode yang digunakan mencakup Finite State Machine (FSM) untuk mengatur perilaku musuh seperti patroli, pengejaran, dan serangan, serta Procedural Generation untuk membentuk peta permainan dinamis. Game dikembangkan menggunakan Unity Engine dan diuji melalui pengujian Black Box, FSM, Procedural Generation, kontrol pemain, kompatibilitas perangkat, dan tanggapan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai fungsinya: FSM dan procedural generation berjalan adaptif, kontrol responsif, dan game kompatibel di berbagai perangkat. Pada uji pengguna terhadap 13 responden, 70,51% responden memilih "Iya", sedangkan 29,48% responden memilih "Tidak". Berdasarkan hasil tersebut, Outbreak25 dinilai berhasil dari sisi teknis, fungsional, dan pengalaman pengguna, serta memiliki potensi pengembangan lebih lanjut.
Copyrights © 2025