Tingginya prevalensi masalah kesehatan mental pada remaja Indonesia tidak sebanding dengan pemanfaatan layanan profesional akibat hambatan psikologis dan prosedur reservasi Bimbingan Konseling (BK) yang tidak terstruktur di SMA Negeri 1 Manggar. Penggunaan platform non-spesifik seperti WhatsApp menyebabkan alur reservasi terfragmentasi dan memicu ambiguitas privasi yang memperkuat stigma siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem reservasi bimbingan konseling dan akademik "SMONE2You" berbasis aplikasi mobile untuk menjembatani kesenjangan komunikasi serta meningkatkan aksesibilitas layanan. Sistem dikembangkan dengan metode Waterfall menggunakan framework .NET MAUI, bahasa C#, dan database PostgreSQL, serta mengintegrasikan Gemini API sebagai chatbot pendukung. Hasil pengujian blackbox menunjukkan seluruh fitur utama berfungsi sesuai rancangan, termasuk keberhasilan mengatasi kendala teknis error 502 Bad Gateway melalui optimasi buffering request body. Implementasi sistem ini terbukti mampu memfasilitasi reservasi terstruktur tanpa interaksi tatap muka langsung, sehingga secara signifikan mereduksi hambatan psikologis siswa dalam mengakses layanan konseling sekolah.
Copyrights © 2026