Pembelajaran matematika cenderung dianggap sulit oleh peserta didik, dengan adanya simbol-simbol sebagai pendefisian sesuatu. Sehingga seorang pendidik perlu untuk mengetahui karakteristik, dan juga kebutuhan belajar peserta didik agar dapat menentukan model pebelajaran, metode dan juga media yang akan digunakan. Dengan menggunakan media pembelajaan yang dapat menunjang pembelajaran yang interaktif bagi peserta didik akan menjadikan pembelajaran yang lebih efektif dan efisien. Dimana tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media permainan ubur-ubur dalam menunjang metode pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) untuk mendukung pemahaman konsep matematis peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan, dengan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation dan evaluation). Dengan penelitian yang dilakukan di SMPN 9 Malang di kelas VIII G dengan materi luas dan volume lingkaran. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh hasil validasi kelayakan media permainan ubur-ubur oleh ahli media dan ahli materi yaitu 87,5% dan 90,5%, sehingga hasil validasi termasuk dalam kategori sangat layak unuk digunakan. Hal tersebut didukung oleh pernyataan peserta didik ketika wawancara, bahwa media pembelajaran yang digunakan dirasa lebih memahamkan akan konsep luas dan keliling lingkaran, peserta didik juga merasa lebih bersemangat dan tertantang dengan adanya media pembelajaran yang lebih interaktif dan kompetitif, sehinggga hasil belajar yang diperoleh juga meningkat.
Copyrights © 2024