Pengelolaan sampah kain oleh Pemerintah belum optimal. Menurut data Sistem Informasi Pengelolaan sampah Nasional tahun 2025, menginformasikan bahwa pengelolaan sampah tekstil oleh Pemerintah sejumlah 32,36% yang dapat terkelola. Sedangkan 67,64% sampah belum terkelola dengan baik. Ada kemungkinan sampah kain sejumlah 2,64% menjadi salah satu komponen sampah yang belum terkelola secara optimal. Oleh karena itu penelitian pengembangan daur ulang felt modular dari limbah kain poliester sangat tepat untuk mengatasi permasalahan sampah kain yang dirasa belum terkelola dengan baik. Selain itu sampah kain terkait dengan isu lingkungan karena sebagian besar kain di pasaran mengandung poliester yang sulit terurai di alam sehingga mengganggu ekosistem lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan teknik kempa dan eksplorasi motif menjadi felt modular yang estetik dan memiliki karakteristik material. Teknik pembuatan kain felt modular menggunakan medium lem tekstil sebagai perekat. Pendekatan penelitan Pengembangan daur ulang kain poliester ini Research and Depelovment meliputi eksplorasi dan eksperimentasi pengembangan teknik felt, eksperimen pada pengembangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan, memberikan kontribusi inovasi material daur ulang terutama pengembangan teknik felt dan motif dari limbah kain poliester, serta menjadi panduan untuk desain modular pakaian.
Copyrights © 2025