Partisipasi politik pemilih pemula adalah salah satu aspek penting untuk demokrasi yang inklusif. Namun, pada praktiknya masih terdapat hambatan seperti rendahnya literasi politik dan ketidaktahuan tentang proses pemungutan suara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterlibatan politik pemilih pemula, khususnya mahasiswa Universitas Tidar, dalam Pemilihan Wali Kota Magelang tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan pemilih pemula tentang kandidat, tahapan pemilihan, dan waktu pemilihan; sumber informasi yang mereka gunakan; alasan di balik dan tantangan yang mereka hadapi saat memberikan suara; dan pendapat mereka tentang pentingnya pemilihan dan pengaruh suara. Metode kuantitatif deskriptif digunakan, dan kuesioner dibagikan kepada 92 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan politik pemilih pemula berada pada kisaran “cukup baik”. Sebagian besar responden merasa suara mereka penting dan menyadari dasar-dasar pemilihan umum. Sumber utama informasi politik adalah media sosial, media massa, dan lingkungan sosial. Hasil penelitian ini menyoroti betapa pentingnya memberikan pendidikan politik yang berkelanjutan agar pemilih pemula dapat berpartisipasi secara aktif dan kritis dalam proses demokrasi. Pemerintah dan lembaga pendidikan harus menyediakan ruang untuk pembelajaran dan partisipasi politik sejak dini.
Copyrights © 2025