Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis efektivitas penerapan permainan tradisional Gobak Sodor dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), terutama pada pokok bahasan kebugaran jasmani. Pendekatan yang diterapkan pada studi ini ialah kuantitatif melalui rancangan pre-eksperimental dan menerapkan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 59 siswa kelas VII dan VIII SMPN 12 Semarang yang ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengambilan data dilangsungkan dengan memanfaatkan kuesioner tertutup berbasis skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis melalui penerapan statistik deskriptif, pengujian normalitas, serta uji Wilcoxon Signed Rank Test. Temuan analisis menjabarkan ada peningkatan skor rata-rata minat belajar siswa, dari 35,24 pada pengukuran awal (pretest) menjadi 68,51 setelah diberikan perlakuan (posttest). Selain itu, hasil uji Wilcoxon menghasilkan skor signifikansi yakni sejumlah 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara minat belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan permainan. Maka, bisa disimpulkan permainan tradisional Gobak Sodor terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa terhadap materi kebugaran jasmani pada pembelajaran PJOK.
Copyrights © 2026