Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok
Vol. 2 (2021): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 2nd, Jakarta 2021

PENGARUH PERANG TARIF AMERIKA SERIKAT – TIONGKOK TERHADAP PERDAGANGAN INTERNASIONAL INDONESIA STUDI KASUS KENDARAAN DARAT KODE HS 87

Theresia Anindita (Politeknik APP Jakarta)
Dhany Surya Ratana (Politeknik APP Jakarta)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2021

Abstract

ABSTRAK  Amerika Serikat menerapkan tariff impor pada sejumlah barang yang berasal dari Tiongkok sebagai ancaman jika Tiongkok tidak memperbaiki kebijakan tentang kekayaan intelektual Amerika Serikat yang telah lama dilanggar oleh banyak negara, utamanya Tiongkok. Selain itu Trump sebagai presiden Amerika Serikat memiliki keinginan untuk mengembalikan produksi buatan dalam negeri Amerika Serikat. Untuk itu dicanangkan tariff impor pada bulan Maret 2018 yang berlaku mulai Juli 2018. Satu hari setelah Amerika Serikat mengumumkan tariff tersebut, Tiongkok membalasnya dengan tariff untuk barang Amerika Serikat yang berlaku pada waktu yang sama. Dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji beda rata-rata, kami membandingkan perdagangan kedua negara sebelum dan sesudah Juli 2018 dan pengaruhnya terhadap perdagangan Indonesia ke dua negara tersebut. Penelitian sebelumnya menemukan impor Amerika Serikat pada HS Code 87 justru menunjukkan peningkatan yang dapat diartikan bahwa tidak ada negara yang dapat menggantikan kemampuan produksi Tiongkok pada kategori tersebut. Namun setelah dianalisis lebih lanjut, peningkatan tersebut terjadi karena nilai investasi yang dilakukan oleh perusahaan otomotif global dalam memasuki manufaktur China telah terlalu besar untuk tidak dimanfaatkan pada peluang ekspor. Kata kunci: Tarif impor, HS code, pergeseran ekspor impor ABSTRACT  United States threatening to impose import tariff on $60 Billion Chinese goods if China does not respond to its demand on China policy on US' Intellectual Rights. Trump announced the tariff in March 2018 and will come into force on July 2018. China retaliates with announcing its own list a day after which also come into force on July 2018. This study uses descriptive analysis and unpaired two-samples mean test to compare trade before and after imposed tariff. Precious study found that US import of HS Code 87 which implies China superiority as a supplier in the trade. But it turns out that the reason was that Foreign Investments from global manufacturers in China as a Joint Venture are too enermous to back out of export chances.  Keywords: Import tariff, HS Code, trade relocation

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

SNMIP

Publisher

Subject

Description

Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok (SNMIP) yang diselenggarakan tahunan oleh Unit Penelitian dan Pengabdian ...