Frasa Yā Ayyuhā an-Nās merupakan salah satu bentuk khitab Al-Qur’an yang memiliki signifikansi universal dalam menyampaikan pesan-pesan ilahiah kepada manusia. Kemunculannya sebanyak 19 kali dalam Al-Qur’an menunjukkan urgensi frasa ini sebagai medium penyampaian perintah, larangan, dan nilai-nilai fundamental ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sasaran khitab Yā Ayyuhā an-Nās serta mengungkap corak penafsirannya dalam ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tafsir tematik (maudhu‘i), melalui tahapan analisis yang sistematis sebagaimana dirumuskan dalam kajian tematik Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa khitab Yā Ayyuhā an-Nās pada surah-surah Makkiyah ditujukan kepada masyarakat Makkah secara umum, baik Arab maupun non-Arab, dengan penekanan pada penguatan tauhid, kritik terhadap kemusyrikan, penolakan terhadap hari kebangkitan, serta pembinaan moral. Sementara itu, pada surah-surah Madaniyah, khitab ini mencakup masyarakat Madinah, termasuk Muslim, Yahudi, dan komunitas lain, dengan fokus pada aspek ibadah, hukum, ketakwaan, relasi sosial, dan prinsip-prinsip kemanusiaan universal. Temuan ini menegaskan bahwa frasa Yā Ayyuhā an-Nās merepresentasikan universalitas pesan Al-Qur’an lintas ruang, waktu, dan komunitas.
Copyrights © 2025