Penelitian ini mengkaji pandangan Muhammad Abduh mengenai reformasi pendidikan Islam sebagai solusi atas kemunduran umat Islam di era modern. Persoalan utama yang dikaji adalah bagaimana konsepsi Abduh tentang integrasi ilmu agama dengan ilmu pengetahuan modern, serta trilogi reformasinya, tajdid akidah, tajdid syariah, dan pendidikan tajdid, menjawab tantangan zaman modern. Fokus penelitian ini adalah menganalisis gagasan Abduh mengenai reformasi kurikulum, metodologi, dan penyempurnaan lembaga pendidikan seperti Al-Azhar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur, dan temuan yang diperoleh menunjukkan bahwa taklid buta merupakan dimensi yang terlupakan dalam karya Abduh. Alih-alih mengimplikasikan bahwa masyarakat Islam terjerumus ke dalamnya, ia malah menganggapnya sebagai praktik yang tidak berprinsip dalam rangka memperoleh ilmu Islam. Selain itu, reformasi pendidikannya menunjukkan kriteria pendidikan berikut: inklusi, rasionalitas, dan relevansi dengan pencapaian ilmu pengetahuan modern. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemikiran Muhammad Abduh akan menjadi landasan penting untuk membangun sistem pendidikan Islam yang progresif, holistik, dan berbasis luas sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.Keyword: Muhammad Abduh, Reformasi Pendidikan, Tajdid Akidah, Tajdid Syaria.
Copyrights © 2026