Rendahnya hasil belajar siswa pada materi “Daerahku Kebanggaanku” menunjukkan perlunya media pembelajaran yang lebih menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Puzzle Daerah (PUZDA) serta mengetahui tingkat kelayakan dan keefektifannya dalam pembelajaran disekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas V SD Negeri Karangmojo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan tes, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa media PUZDA memperoleh tingkat kelayakan sebesar 90% dari ahli materi dan 93% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Pada uji coba skala kecil, rata-rata pretest sebesar 44 dan posttest sebesar 84 dengan N-Gain 0,719 (kategori tinggi). Pada skala besar, rata-rata pretest sebesar 47 dan posttest sebesar 86 dengan N-Gain 0,726 (kategori tinggi). Dengan demikian, media PUZDA dinyatakan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026