Jurnal Bidan Komunitas
Vol 9, No 1 (2026): EDISI JANUARI

Peran Petugas Kesehatan dalam Mengidentifikasi Faktor Penyebab Pernikahan Dini: Studi Kualitatif di Kota Medan

Ida Lestari Tampubolon (Doctoral programe in Public Health, Andalas University, Padang, Indonesia)
Nur Indrawaty Lipoeto (Departement of Nutrition, Faculty of Medicine, Andalas University, Padang, Indonesia)
Ikhwana Elfitri (Departement of Engineering Faculty of electrical Engineering, Andalas University, Padang, Indonesia)
Eva Chundrayetti (Departement of Child Health, Faculty of Medicine, Andalas University, Padang , Indonesia)
Rizanda Machmud (Department of Public Health-Community Medicine, Faculty of Medicine, Andalas University Padang, Indonesia)
Rozi Sastra Purna (Department of Medical Education, Faculty of Psychology, Andalas University, Padang, Indonesia)
Firdawati Firdawati (Department of Public Health-Community Medicine, Faculty of Medicine, Andalas University Padang, Indonesia)
Ulfatmi Amirsyah (Departement of Religious Education, Faculty of Tarbiyah and Education, Islam Negeri Imam Bonjol University, Padang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2026

Abstract

Pendahuluan: prevalensi pernikahan dini di Indonesia memperlihatkan adanya tren penurunan tetapi tetap berada pada angka yang memerlukan perhatian serius dimana proporsi perempuan usia 20-24 tahun yang menikah  sebelum usia 18 tahun masih mencapai 6,92 %. Tujuan: untuk mengeksplorasi peran petugas kesehatan dalam mengidentifikasi faktor penyebab pernikahan dini yang memengaruhi upaya pencegahan pernikahan dini. Metode: Desain kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan terdiri dari tiga kepala puskesmas, tiga bidan koordinator, dan satu pejabat BKKBN Kota Medan (n=7). Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan triangulasi sumber Hasil: Ditemukan enam tema: (1) penyebab pernikahan dini, (2) program edukasi, (3) peran orang tua, (4) kolaborasi lintas sektor, (5) pencegahan dini, dan (6) evaluasi program. Akar masalah utama adalah kurangnya model edukasi terintegrasi yang menyasar orang tua remaja 19 tahun. Hambatan meliputi identifikasi yang belum sistematis, kebijakan yang tidak spesifik, keterbatasan sumber daya, kolaborasi yang lemah, dan evaluasi program yang minim. Kesimpulan: Penelitian ini menjelaskan bahwa pentingnya penguatan program berbasis keluarga sebagai strategi utama dalam pencegahan pernikahan dini  dan kerja sama lintas sektor yang lebih strategis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jbk

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Jurnal Bidan Komunitas adalah jurnal elektronik yang dikelola oleh Program Studi Kebidanan, Fakultas Farmasi dan Kesehatan, Institut Kesehatan Helvetia (IKH). Jurnal ini memuat artikel penelitian (Research Article) di bidang kesehatan khususnya Kebidanan dengan lingkup: Kehamilan, Persalinan, Nifas, ...