Laporan keuangan merupakan alat strategis untuk menilai kinerja perusahaan melalui penyajian informasi laba yang berkualitas tinggi dan persisten, di mana tingkat persistensi laba mencerminkan stabilitas dan keberlanjutan laba dari waktu ke waktu, sedangkan laba yang fluktuatif cenderung mengurangi keandalan informasi dalam pengambilan keputusan oleh para pemangku kepentingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh selisih pajak buku, akrual, leverage, dan arus kas operasi terhadap persistensi laba. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2021-2024, dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh total 64 sampel dari 16 perusahaan. Data yang diperoleh merupakan data sekunder dari www.idx.id. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa variabel selisih pajak buku dan akrual berpengaruh negatif signifikan terhadap persistensi laba. Variabel leverage dan arus kas operasi berpengaruh positif signifikan terhadap persistensi laba. Sementara itu, hasil pengujian simultan menunjukkan bahwa variabel perbedaan pajak buku, akrual, leverage, dan arus kas operasi mempengaruhi persistensi laba.
Copyrights © 2025