Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konstruksi posesif dalam bahasa Bali, khususnya bentuk dan kategori konstituen pembentuknya serta fungsi dan maknanya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa satuan bahasa Bali yang mengandung konstruksi posesif, yang diperoleh dari tuturan lisan dan sumber tulis. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan cakap, sedangkan analisis data menggunakan metode agih dan padan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi posesif bahasa Bali terdiri atas konstituen termilik (KT) dan konstituen pemilik (KP). Kedua konstituen tersebut dapat direalisasikan dalam bentuk kata dan frasa. Ditinjau dari segi bentuk, konstituen posesif meliputi kata dasar, kata berafiks, kata ulang, dan kata majemuk. Berdasarkan kategorinya, KT umumnya diisi oleh nomina, sedangkan KP dapat diisi oleh nomina dan pronomina persona. Konstruksi posesif bahasa Bali tidak hanya berfungsi menyatakan kepemilikan, tetapi juga merefleksikan hubungan sosial dan kekerabatan dalam konteks penggunaan bahasa.
Copyrights © 2025