Dalam dunia perfilman, setiap elemen visual memainkan peran penting dalam membentuk atmosfer dan menyampaikan emosi kepada penonton. Di antara elemen-elemen tersebut, kostum aktor memegang peran penting—tidak hanya mendukung pengembangan karakter tetapi juga berfungsi sebagai media artistik untuk merepresentasikan emosi, status sosial, dan latar belakang budaya. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kostum aktor dalam menciptakan atmosfer emosional melalui integrasinya dengan elemen artistik lainnya, seperti pencahayaan, properti, desain set, tata rias, dan komposisi visual secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan metode etnografi visual dengan pendekatan deskriptif-eksploratif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi visual, wawancara mendalam dengan perancang kostum dan sutradara, analisis visual film-film terpilih, dan studi dokumen, termasuk skrip dan desain kostum. Analisis semiotik dan tematik digunakan untuk meneliti hubungan antara desain kostum, simbolisme, dan dampak emosionalnya pada penonton. Temuan menunjukkan bahwa kostum aktor memainkan peran strategis dalam meningkatkan atmosfer emosional dan estetika film. Elemen-elemen seperti warna, tekstur, dan desain tidak hanya mencerminkan emosi karakter tetapi juga memperkaya narasi dan konteks budaya dalam film. Studi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap wacana akademis tentang seni visual dan desain film, sekaligus memberikan wawasan praktis bagi perancang kostum dan seniman untuk menciptakan pengalaman sinematik yang mendalam dan bermakna
Copyrights © 2025