Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran penerapan Pancasila dalam mendukung masalah kesehatan mental yang dialami mahasiswa Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra di Universitas Pendidikan Indonesia 2025 untuk mencegah terjadinya gangguan mental yang dapat mempengaruhi proses pembelajaran mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Metode kuantitatif dilakukan dengan kuesioner online berbasis google form yang disebarkan kepada responden dari berbagai jurusan di FPBS UPI angkatan 2025. Data dari kuesioner digunakan untuk mengukur tingkat kesehatan mental responden berdasarkan beberapa indikator, seperti kondisi emosional, psikologis, spiritual, dan sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa FPBS UPI angkatan 2025 memberikan persepsi positif terhadap kesejahteraan mental di kampus. Persepsi positif responden menegaskan bahwa penguatan karakter Pancasila dapat menjadi strategi efektif untuk mencegah gangguan mental serta meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Copyrights © 2026