Perkembangan konsep keberlanjutan mendorong perusahaan, termasuk sektor perbankan, untuk menciptakan nilai ekonomi yang sejalan dengan manfaat sosial dan lingkungan melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR). Namun, sebagian besar evaluasi program CSR masih berfokus pada capaian output, sehingga nilai sosial, ekonomi, lingkungan, dan lembaga yang dihasilkan belum terukur secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai manfaat sosial dari kegiatan HUT BRI ke-130 yang diselenggarakan oleh BRI Regional Office Yogyakarta menggunakan pendekatan Social Return on Investment (SROI). Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan tahapan identifikasi stakeholder, pemetaan outcome, monetisasi manfaat menggunakan financial proxy, dan perhitungan nilai manfaat selama horizon waktu lima tahun dengan tingkat diskonto sebesar 9,28%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total present value manfaat program mencapai Rp745.029.331 dengan nilai investasi sebesar Rp169.010.000, sehingga diperoleh Net Present Value (NPV) sebesar Rp576.019.331 dan rasio SROI sebesar 4,41. Rasio tersebut menunjukkan bahwa setiap Rp1 investasi menghasilkan nilai sosial, ekonomi, lingkungan, dan lembaga sebesar Rp4,41. Kontribusi manfaat terbesar berasal dari outcome yang diterima secara langsung oleh masyarakat dan pelaku UMKM. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan perusahaan yang bersifat event-based memiliki kemampuan untuk menciptakan nilai sosial yang terukur bagi berbagai stakeholder. Penelitian ini memperluas penerapan SROI pada kegiatan perayaan perusahaan di sektor perbankan serta memberikan dasar empiris bagi evaluasi program CSR yang lebih terukur dan berorientasi pada penciptaan nilai.
Copyrights © 2026