Tingginya ketergantungan petani mentimun di Kecamatan Siak pada pupuk kimia komersial berdampak pada membengkaknya biaya input produksi. Di sisi lain, akumulasi limbah cangkang telur UMKM lokal belum dimanfaatkan secara optimal. PKM ini bertujuan mensosialisasikan manfaat kalsium organik dan menyerahkan produk stimulus Pupuk Kalsium Organik Cair (PKOC) berbasis limbah cangkang telur kepada petani. Metode pelaksanaan meliputi preparasi produk, sosialisasi konsep ekonomi sirkular, dan penyerahan stimulus pupuk. Hasil pengabdian menunjukkan kegiatan berjalan lancar dengan respons sangat positif serta komitmen tinggi dari mitra untuk menguji coba produk di lahan mereka. Berdasarkan analisis biaya, inovasi berbasis limbah gratis ini secara ekonomis diproyeksikan berpotensi besar memangkas pengeluaran kas belanja pupuk komersial petani. Kesimpulannya, program inisiasi awal ini sangat penting sebagai landasan strategis peralihan menuju kemandirian pertanian mentimun lokal yang ramah lingkungan dan efisien Kata Kunci: Cangkang Telur, Pupuk Kalsium Organik, Petani Timun, Kecamatan Siak
Copyrights © 2026