Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya sistem pembelajaran daring yang terstruktur di SMK Hasanah Pekanbaru. Selama ini guru hanya mengandalkan Whatsapp untuk berbagi materi dan tugas, sehingga tidak ada pelacakan nilai, pengumpulan tugas terpusat, maupun forum diskusi akademik. Tujuan penelitian adalah membangun sistem E-learning yang responsif terhadap perubahan kebutuhan pengguna dengan menerapkan metode Agile Scrum dan framework Laravel. Proses pengembangan dilakukan dalam 4 sprint (masing-masing 2 minggu), melibatkan 5 guru dan 10 siswa sebagai product owner dalam setiap sprint review. Fitur yang dihasilkan meliputi manajemen materi, pengumpulan tugas dengan batas waktu, forum diskusi per mata pelajaran, ujian Online, serta laporan nilai otomatis. Pengujian black-box pada 27 skenario (termasuk 10 skenario negatif) menghasilkan tingkat keberhasilan 96,3% setelah perbaikan pada kasus upload file kosong. User Acceptance Test (UAT) dengan 40 responden (15 guru dan 25 siswa) menghasilkan tingkat kepuasan rata-rata 90,8%, dengan rincian aspek pengurangan keterlambatan tugas 94%, kemudahan proses belajar mengajar 93%, kepuasan keseluruhan 92%, kemudahan antarmuka 89%, dan efektivitas forum diskusi 86%. Penelitian ini berkontribusi pada penerapan Scrum yang terdokumentasi secara iteratif di lingkungan SMK, serta menyediakan fitur pengingat deadline dan rekap nilai otomatis yang belum ada pada Learning Management System (LMS) umum. Sistem dinyatakan layak digunakan secara riil.
Copyrights © 2026