Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi lokal. Namun demikian, UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam aspek daya saing dan inovasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pemberdayaan UMKM dalam meningkatkan daya saing dan inovasi produk lokal pada usaha Ayam Geprek Borobudur di Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan UMKM melalui pelatihan sumber daya manusia, inovasi produk berbasis selera lokal, dan pemanfaatan media sosial sebagai strategi pemasaran mampu meningkatkan daya saing usaha. Meskipun menghadapi tantangan berupa persaingan usaha dan fluktuasi harga bahan baku, Ayam Geprek Borobudur tetap mampu bertahan melalui strategi penyesuaian harga yang adaptif dan menjaga kualitas produk serta pelayanan. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan UMKM kuliner lokal yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025