Kesehatan lingkungan dan pengelolaan sampah di panti asuhan masih menjadi tantangan mendasar yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan, sehingga intervensi edukasi terarah sangat penting untuk membangun budaya hidup sehat sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan anak asuh dalam pengelolaan sampah serta mendorong transformasi sosial di Panti Asuhan Al-Hidayah, Kota Kendari. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (Participatory Action Research) yang melibatkan 36 anak asuh dan pengasuh panti. Intervensi dilakukan melalui sosialisasi interaktif, simulasi pemilahan sampah berbasis gamifikasi, workshop daur ulang kreatif, serta pembentukan Duta Kesehatan Lingkungan (Peer Counselor) dan SOP Kebersihan Panti. Evaluasi program dilakukan secara kuantitatif melalui pre-test dan post-test dengan analisis uji-t berpasangan (Paired Sample t-Test). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan () pada skor rerata pengetahuan (56,25 menjadi 86,81), sikap peduli lingkungan (58,33 menjadi 89,44), dan praktik pemilahan sampah (47,22 menjadi 87,50). Hasil ini sangat penting karena membuktikan bahwa integrasi edukasi praktis dan pembentukan kepemimpinan lokal berbasis sebaya mampu menciptakan kesadaran ekologis baru serta mewujudkan kemandirian sanitasi panti secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026