Abstract. The increasing visibility of domestic violence (DV) news in digital media has raised concerns about its potential to shape negative perceptions of marriage, particularly among young women who actively consume online news. This phenomenon highlights the need to examine how media exposure influences Generation Z’s views on marriage. This study aims to analyze the influence of DV news exposure on Kumparan toward marriage perceptions among Generation Z female students at Pakuan University. Cultivation Theory is used to explain how long-term media exposure shapes perceptions, while New Media Theory is applied to examine digital media’s interactive and personalized characteristics in influencing public opinion. A quantitative approach was employed using a survey with purposive sampling involving 110 students from the 2022 cohort. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression. The findings show a significant influence of DV news exposure on marriage perceptions, indicated by an R² value of 13.7 percent. These results suggest that DV news contributes to shaping marriage perceptions, although external factors remain more dominant. This study is expected to strengthen media literacy among young audiences and encourage more balanced reporting of DV issues in digital media.Abstrak. Meningkatnya intensitas pemberitaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di media digital mendorong terbentuknya persepsi negatif tentang pernikahan, terutama pada kelompok perempuan muda yang aktif mengonsumsi berita online. Fenomena ini menunjukkan perlunya kajian mengenai konten media memengaruhi pandangan generasi Z (gen Z) terhadap pernikahan. Studi ini bertujuan menganalisis pengaruh paparan berita KDRT di media Kumparan terhadap persepsi menikah mahasiswi gen Z di Universitas Pakuan. Studi ini menggunakan Teori Kultivasi untuk menjelaskan pembentukan persepsi melalui paparan media jangka panjang, serta Teori New Media untuk menelaah peran media digital yang interaktif dan personal dalam membentuk opini publik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei dan teknik purposive sampling terhadap 110 mahasiswi angkatan 2022. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Studi ini menunjukkan pengaruh signifikan antara paparan berita KDRT di Kumparan terhadap persepsi menikah, yang ditunjukkan melalui nilai R² sebesar 13,7%. Hal ini mengindikasikan bahwa berita KDRT memiliki kontribusi terhadap pembentukan persepsi menikah, meskipun faktor eksternal lain tetap dominan. Studi ini diharapkan dapat memperkuat literasi media serta mendorong penyajian isu KDRT yang lebih berimbang di media digital.
Copyrights © 2026