Bina Hukum Lingkungan
Vol. 10 No. 3 (2026): Bina Hukum Lingkungan, Volume 10, Nomor 3, Juni 2026

Kewajiban Membela Lingkungan sebagai Alasan Pembenar: Sebuah Tawaran dalam Melawan SLAPP Pidana di Indonesia

Agung Wardana (Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada, Indonesia)
Avicenna Elang Chandra (Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada, Indonesia)
Muhammad Faiq Haidar (Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada, Indonesia)



Article Info

Publish Date
12 Jun 2026

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia, serangan terhadap pembela lingkungan merupakan tantangan fundamental di era krisis planet. Melalui hukum mereka justru menjadi terdakwa atau tergugat  dalam membela lingkungan hidup yang dikenal dengan konsep Strategic Lawsuit against Public Participation (SLAPP). Akan tetapi, konsep SLAPP ini terlalu sempit untuk dapat memahami dinamika pembelaan lingkungan di Indonesia yang kompleks dan berangkat dari upaya melindungi ruang hidup alih-alih sekedar sebagai bentuk pelaksanaan hak untuk berpartisipasi. Dengan menggunakan penelitian doktrinal, artikel menawarkan sebuah pendekatan baru dengan memandang bahwa perlawanan pembela lingkungan sebagai bentuk  kewajiban dalam membela lingkungan sebagai sumber kehidupan dan sandaran bagi ekosistem lokal. Ketika perlawanan ini dikriminalisasi, maka pembelaan terhadap pembela lingkungan yang menjadi terdakwa dapat disandarkan pada doktrin bahwa kewajiban membela lingkungan merupakan alasan pembenar yang membuat mereka seharusnya dibebaskan.Kata kunci: alasan pembenar, eco-defence, pembela lingkungan, SLAPP.    ABSTRACTIn Indonesia, attacks on environmental defenders are a fundamental challenge in this era of planetary crisis. Through the law, they are turned into defendants or their struggle to defend the environment, known as the concept of Strategic Lawsuit against Public Participation (SLAPP). However, the concept of SLAPP is too narrow to be used in understanding the complex dynamics of environmental advocacy in Indonesia, which stems from efforts to protect living spaces rather than simply as a form of exercising the right to participate. Therefore, utilising a doctrinal research method, this article offers a new approach in responding to attacks against environmental defenders, which predominantly occur through the criminal justice system. In this case, the resistance of environmental defenders  must be seen as their duty to defend the environment as a source of life and a foundation for local ecosystems. When they are criminalised tfor this resistance, their defence can be based on the doctrine that the obligation to defend the environment is a justificatory defence so that they should be acquitted.Keywords: eco-defence, environmental defenders, justificatory defence, SLAPP.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

bhl

Publisher

Subject

Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Bina Hukum Lingkungan (BHL) adalah terbitan berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Asosiasi Pembina Hukum Lingkungan Indonesia (PHLI) terbit tiga kali setahun pada bulan Oktober, Februari, dan Juni. Jurnal BHL merupakan sarana publikasi bagi akademisi dan praktisi untuk menerbitkan artikel ...