Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas intervensi psikoedukasi efikasi diri pengasuhan dalam meningkatkan kepercayaan diri orang tua dalam membesarkan anak. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya efikasi diri dalam membentuk keyakinan orang tua tentang kemampuan mereka untuk melakukan praktik pengasuhan yang efektif. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan format pretest-posttest satu kelompok. Partisipan adalah orang tua yang memiliki anak dan dipilih menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala efikasi diri pengasuhan yang telah divalidasi dan reliabel. Intervensi dilakukan dalam enam sesi, meliputi topik-topik seperti pengenalan pengasuhan, konsep efikasi diri, perkembangan anak, strategi pengasuhan positif, dan manajemen emosi. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, diikuti dengan uji t sampel berpasangan untuk memeriksa perbedaan antara skor pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari pretest (M = 100,50) ke posttest (M = 117,69). Analisis statistik mengungkapkan perbedaan yang signifikan (t = -3,971; p < 0,001), menunjukkan bahwa intervensi efektif dalam meningkatkan efikasi diri pengasuhan. Lebih lanjut, ukuran efek ditemukan berada dalam kategori sedang hingga besar (Cohen's d = -0,702), menunjukkan bahwa intervensi tidak hanya memiliki signifikansi statistik tetapi juga dampak praktis yang bermakna. Kesimpulannya, psikoedukasi efikasi diri pengasuhan merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri orang tua dan kualitas praktik pengasuhan. Studi ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan program intervensi berbasis keluarga dan berfungsi sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya.
Copyrights © 2026