Melonjaknya jumlah investor di pasar modal Indonesia, termasuk di Kabupaten Rejang Lebong, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap investasi saham. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap minat investasi saham dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausalitas terhadap 320 responden. Analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi saham. Literasi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi saham, sedangkan peran literasi keuangan sebagai variabel moderasi menunjukkan arah negatif namun tidak signifikan
Copyrights © 2026