Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PREFERENSI NASABAH TERHADAP LAYANAN FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) PADA BANK MUAMALAT KANTOR CABANG CURUP Panca Wius Muriansyah; Oktafian Histori; Hendrianto Hendrianto
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 2 No. 4 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis layanan financial technology (fintech) yang ditawarkan oleh Bank Muamalat Kantor Cabang Curup dan untuk mengetahui preferensi nasabah terhadap penggunaan layanan fintech di Bank Muamalat Kantor Cabang Curup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dilakukan kepada nasabah pengguna layanan financial technology (fintech) yang dipilih sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan fintech yang tersedia meliputi mobile banking (Muamalat DIN), Layanan Pembayaran Digital (QRIS), Madina CMS, Tabungan iB Hijrah, dan Payroll (Sistem Penggajian) yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara real time tanpa harus datang ke kantor cabang. Layanan Fintech yang paling sering digunakan oleh nasabah untuk bertransaksi dan melakukan kegiatan lainnya yaitu mobile banking karena dinilai aman dan praktis dalam bertransaksi dikehidupan sehari-hari. Preferensi nasabah terhadap penggunaan layanan fintech bersifat positif dan dipengaruhi oleh beberapa indikator utama, yaitu kesesuaian dengan prinsip syariah, kepercayaan terhadap keamanan sistem, kemudahan akses dan penggunaan, citra serta reputasi bank, pengaruh sosial, dan nilai religius. Faktor kesesuaian syariah menjadi aspek paling dominan karena memberikan rasa aman dan keyakinan spiritual bagi nasabah. Secara keseluruhan, preferensi nasabah terbentuk melalui kombinasi pertimbangan religius dan kebutuhan fungsional layanan digital. Layanan fintech dinilai mampu meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, dan kenyamanan transaksi sekaligus mempertahankan nilai-nilai syariah, sehingga berpotensi memperkuat loyalitas nasabah terhadap layanan digital Bank Muamalat Kantor Cabang Curup.
PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP MINAT INVESTASI SAHAM DENGAN LITERASI KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI DI KABUPATEN REJANG LEBONG Yona Dwi Putri; Oktafian Histori; Sineba Arli Silvia
Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jmie.v3i4.3974

Abstract

Melonjaknya jumlah investor di pasar modal Indonesia, termasuk di Kabupaten Rejang Lebong, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap investasi saham. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap minat investasi saham dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan kausalitas terhadap 320 responden. Analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS melalui SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi saham. Literasi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat investasi saham, sedangkan peran literasi keuangan sebagai variabel moderasi menunjukkan arah negatif namun tidak signifikan
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN LAYANAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN MELALUI KEPUASAN PADA KULINER ONLINE KOTA CURUP Fini Febriani; Oktafian Histori; Ranas Wijaya
Journal of Information Systems Management and Digital Business Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jismdb.v3i4.4201

Abstract

Persaingan usaha kuliner online di Kota Curup yang semakin meningkat menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya menawarkan produk yang berkualitas, tetapi juga memberikan layanan yang mampu menciptakan kepuasan dan mempertahankan loyalitas konsumen. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas produk dan kualitas layanan terhadap loyalitas konsumen melalui kepuasan konsumen pada usaha kuliner online di Kota Curup. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sebanyak 320 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk tidak berpengaruh langsung terhadap loyalitas konsumen, sedangkan kualitas layanan berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen. Selain itu, kualitas produk dan kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen, serta kepuasan konsumen berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan konsumen memediasi secara penuh pengaruh kualitas produk terhadap loyalitas konsumen dan memediasi secara parsial pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas konsumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam ekosistem pemasaran kuliner digital, loyalitas konsumen lebih ditentukan oleh pengalaman yang menghasilkan kepuasan dibandingkan kualitas produk secara langsung, sehingga kepuasan menjadi mekanisme utama yang mentransformasikan persepsi kualitas produk menjadi perilaku loyal. Penelitian ini terbatas pada konsumen usaha kuliner online di Kota Curup sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan pada wilayah atau jenis usaha lainnya.