Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik Tabayyun Digital dalam penggunaan media sosial pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Di tengah arus informasi digital yang cepat dan sarat muatan emosional, mahasiswa dihadapkan pada tantangan untuk bersikap kritis, etis, dan bertanggung jawab dalam menerima serta menyebarkan informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam proses, bentuk, dan faktor yang memengaruhi praktik Tabayyun digital mahasiswa. Data diperoleh dari mahasiswa lintas fakultas yang aktif menggunakan media sosial dan dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Tabayyun digital mahasiswa berlangsung secara multi-dimensi, mencakup pemahaman kognitif, verifikasi operasional, analisis kritis konten, pengendalian diri dalam bermedia sosial, penerapan nilai-nilai keislaman, tindakan korektif digital, serta refleksi sosial. Praktik ini tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata dalam interaksi digital sehari-hari. Penelitian ini juga menemukan bahwa praktik Tabayyun digital dipengaruhi oleh nilai keagamaan sebagai landasan moral, faktor emosional dalam merespons konten viral, serta lingkungan sosial yang membentuk sikap dan keputusan mahasiswa. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital berbasis nilai dan etika untuk membangun perilaku bermedia sosial yang kritis, bertanggung jawab, dan berkeadaban di kalangan mahasiswa.
Copyrights © 2025